Cara Mencuci Kain Linen yang Benar

Jika ingin perlengkapan anda yang berbahan kain Linen dapat awet & tahan lama, salah satunya yaitu dengan Cara Mencuci Kain Linen yang Benar & tau akan pemeliharaan pakaian yang berasal dari kain Linen.

Selimut Lurik

Sebelumnya perlu diketahui

Jika kita memiliki kain linen tentulah kita harus mengetahui Cara Mencuci Kain Linen yang Benar perlu juga kita ketahui pada dasarnya kualitas bahan tekstil sangat dipengaruhi oleh asal serat, proses pembuatan benang, dan proses penyempurnaannya. Sehingga dalam pemilihan bahan tekstil yang baik, sangat perlu diketahui kualitas dan sifat bahan tersebut.

Bahan katun yang bagus kualitasnya, terbuat dari campuran serat kapas dan serat batang yakni Linen Rami, karena serat rami warnanya berkilau dan tidak dapat berubah oleh sinar matahari, dan tahan terhadap bakteri / jamur, sangat higroskopis serta cepat kering jika basah, karena itu sifat rami lebih kuat dari serat alam lainnya, sehingga tenunan rami sangat berkilau dan tahan cuci maka perlu mengetahui Cara Mencuci Kain Linen yang Benar.

 

Di bawah ini adalah cara pemeliharaan pakaian yang berasal dari bahan katun / linen rami, caranya pun sangat mudah, yakni :

  1. Apabila pakaian terkena noda getah, harus segera dihilangkan noda tersebut dengan cara; sebelum noda meresap gunakan bedak tabur, cukup ditabur di sekitar noda tersebut, agar noda tidak cepat terlalu meresap dan menempel pada seratnya, mengingat daya serap katun sangat tinggi dan memudahkan untuk dihilangkan pada saat dicuci.
  2. Pakaian yang sangat kotor dapat direbus untuk menghilangkan kotorannya, kemudian dicuci dalam sabun yang mengandung lindi.
  3. Serat linen / katun bisa dicuci dengan menggunakan detergent. Namun sangat penting untuk diperhatikan, apabila mencampurkan detergent dalam air, harus diaduk sampai benar-benar rata (sebelum pakaian dimasukkan), Karena jika detergent tidak rata akan merusak warna pada bahan katun dan menyebabkan warna menjadi belang. Dan gunakan detergent sesuai petunjuk pemakaian, jangan terlalu berlebihan dalam penggunaannya.
  4. Apabila akan merendam pakaian (terutama pakaian baru) dengan detergent,  perhatikan pakaian yang warnanya mencolok/kuat, sebaiknya dipisahkan dari pakaian yang berwarna putih/terang, karena warna-warna tersebut lebih beresiko luntur.
  5. Perlu diperhatikan juga dalam cara mencuci pakaian dengan warna kombinasi, terutama warnanya kuat. Sangat disarankan untuk membasahi dulu pakaian hingga rata dengan air sebelum pakaian dimasukan ke larutan detergent. Jangan merendam terlalu lama dalam larutan detergent / pewangi, karena hal ini akan mempengaruhi texture kain dan benang menjadi cepat rusak serta warna cepat pudar, sebaiknya tidak lebih dari 30 menit.
  6. Untuk pakaian yang berwarna jangan diberi pemutih atau detergent yang mengandung pemutih, karena akan merusak warna.
  7. bleach Kemudian dicuci, bahan serat katun bisa dicuci dengan manual atau dengan mesin cuci. Setelah dicuci, kemudian dipiuh secara perlahan dan dijemur.
  8. wash Untuk menjemur pakaian dari bahan katun / linen rami, sebaiknya dijemur langsung di bawah terik matahari dengan bagian buruk yang berada diluar, dijemur dengan digantung menggunakan hanger, mengingat bahan katun mudah kusut.
  9. Setelah kering, pakaian diseterika dengan suhu panas (high heat temperature), karena bahan katun mudah kusut dan tidak boleh lembab saat penyimpanan, karena bahan katun jika kotor atau lembab mudah berjamur, maka dari itu harus disimpan dalam keadaan bersih dan kering.
  10. iron Untuk design baju yang terdapat aksen motif sablon, agar diperhatikan pada saat penyeterikaan pakaian, supaya menggunakan alas di atas motif sablon tersebut, jadi tidak boleh terkena setrika langsung, karena akan menyebabkan sablon rusak.
  11. Usahakan pada saat penyimpanan pakaian di almari beri kamper, supaya pakaian tidak mudah dimakan ngengat dan harum baunya pada saat dikenakan.

 

Berikut kami akan membagi tips & Cara Mencuci Kain Linen yang Benar :
Cara Mencuci Linen

cara mencuci baju bahan linen

Linen dapat dicuci pada 95 deg C dan jika disetrika sebaiknya pada saat pakaian tersebut sedikit damp atau basah. Anda dapat menggunakan uap panas (steam cleaning) ketika menyetrika kain tersebut.

Ketika dicuci pertama kali, linen akan menyusut, ini adalah umum seperti serat alami lainnya.

Jika kain linen anda merupakan kain berwarna, maka seharusnya anda tidak mencucinya di air yg panas untuk mencegah kelunturan. Gunakan air hangat untuk mencuci.

Jika mencuci dengan tangan, usahakan melakukannya dengan lembut dan jangan disikat, diperas, maupun dibentur agar seratnya yg fragile tidak rusak.

Bila menggunakan pengering Anda juga perlu melakukannya dengan sangat hati-hati karena linen memiliki kecenderungan untuk menyusut.

Untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan, anda sebaiknya mengikuti instruksi cara mencuci item yang anda beli tersebut yg tercantum pada label pakaian linen Anda.

cara menghilangkan noda pakaian

Noda

Kebanyakan noda dapat dihapus dari bahkan kain yang paling halus seperti sutra dan linen. Menghapus noda dapat dilakukan jika kita sabar dan dapat menentukan jenis noda. Pertama, Anda perlu bertindak sangat cepat untuk mencegah noda terserap ke dalam inti serat linen.

Gunakan kain bersih putih yang tak berbulu untuk menyingkirkan noda yang berlebihan pada kain. Gosok secara lembut dengan air hangat.

Jika cara tersebut tidak berhasil, anda bisa rendam kain tersebut ke dalam ember air sabun hangat selama semalam. Menggosok kain tersebut dengan cuka putih juga merupakan cara yang efektif, atau menyiram noda di kain tersebut dengan talcum powder dan biarkan selama semalam.

Setelah itu anda dapat menggantung kainnya hingga kering tetapi jangan menggunakan dryer.

Demikian penjelasan & tips Cara Mencuci Kain Linen yang Benar. Semoga bermanfaat :)

Untuk melakukan pemesanan produk www.spreilinen.com silakan hubungi kami di:
Alamat workshop: Perumda Belang Wetan no.35 Klaten Utara
SMS / WA : 0878 3697 8728
PIN BB : 53518EF2

Incoming search terms: